Sabtu, 22 Desember 2007

Bungaku

siapakah yang menambat jiwaku
siapakah yang menerbangkan sukmaku
siapakah yang membuatku gundah
siapakah yang membuatku merenung
siapakah yang membuatku tegar
dan siapakah aku yang menjadi begini

adalah dikau sang bunga mekar
menebarku selebar harap
kau yang beraroma surgawi
memaksaku untuk menguasai waktu
dalam jiwamu yang teduh

telah kubuat nada untukmu
telah kurangkum puisi untukmu
telah kubingkis segala rasa inginku
untukmu

kelak saatnya
entah kapan
atau mungkin esok
waktu akan memihak ku
menatapmu lebih dalam

Tidak ada komentar: