Pernahkah anda ingat mungkin pernah mempunyai panggilan nama khusus ketika masa kecil? Saya pun menjadi ingat ketika waktu kcil saya sering diejek oleh teman-teman. Sebutan khusus saya waktu itu ”Si Letoi”. Ini diakibatkan karena tingkah laku saya sering kadang-kadang suka kurang semangat, lemas. Bila ketemu dengan teman lama saya pun masih sering dipanggil dengan sebutan tersebut. Ketika sebutan ”Si Letoi” dilakukan secara berulang-ulang, maka dia menjadi sebuah program yang tertanam di dalam bawah sadar. Dan ini benar-benar mempengaruhi perasaan saya. Begitu mendengar sebutan ini. Saya benar-benar menjadi kurang bersemangat, kurang bergairah, malas…… Istilah kerennya ini sudah menjadi suatu anchor (jangkar) yang negatif.
Ketika belajar tentang NLP, saya pun menjadi tahu bagaimana caranya mengubah anchor yang negatif ini menjadi positif ? Salah satu teknik yang saya pakai adalah dengan menggunakan reframing (membingkai ulang). Bila dulu ”si letoi” dikaitkan dengan ”kurang semangat, kurang bergairah…”…. Maka saya langsung melakukan switch word sebutan ”si letoi” dengan arti baru ” dia sayang kamu….”. Hal ini saya lakukan secara berulang-ulang sehingga membentuk pola baru dalam pikiran bawah sadar saya. Setelah itu saya melakukan test. Dan ternyata memang hasilnya luar biasa. Badan saya menjadi tidak lemas lagi. Bahkan timbul perasaan bahagia.
Nah, bagi anda yang mungkin punya sebutan masa kecil dengan menggunakan kata-kata yang berkonotasi negatif. Seperti si nakal, si bodoh, si cerewet, si malas….Cobalah mencari arti lain dari kata-kata tersebut. Begitu dapat. Segera lakukan secara intens sehingga membentuk pola baru dalam pikiran bawah sadar. Dan lakukan test apakah perasaan anda sudah menjadi lebih positif. Bila tidak, ulangi sampai unconcious competence….
Selamat mencoba, bila bermanfaat silahkan sharing disini.
0 komentar:
Poskan Komentar